Awalnya sempat di USG laki-laki, nyampe Pak Rif'an ngasih nama 'Zahiq Gorbie', dibelikan mainan, baju, kamar semua serba bayi laki-laki. Tapi ketika lahir jadilah
>.<.
Akhirnya dianugrahi nama 'Dawai Waduda' yang artinya obat kasih sayang. Diharapkan dari sebelum lahir jadi dokter.
Waktu TK berIQ 125, karena dianggap anak cerdas, sombong lah si dawai. Sempat pindah SD tiga kali, Lampung, Kedii, Malang. Akhirnya menamatkan SD di SDN Lowokwaru 2, Malang.
Selalu menang di perlombaan yang tidak diharapkan, dan kalah di perlombaan yang disenangi. Waktu SD sempat mewakili sekolah pidato bahasa mandarin, diajarin tetangga H-1 sebelum lomba , untungnya tetangga orang tionghoa asli. Menang di tingat kecamatan, mau lanjut ke tingkat kota tapi gak jadi, soalnya waktu itu bersamaan sama pergi ke jogja.
SMP SMA lanjut di jogja, kota penuh kenangan yang emang ngangenin banget. MTs dan MA di Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, tempat dimana pelajaran umum, agama, keguruan, organisasi setara. Jumlah pelajarannya sendiri sempat mencapai 30 mata pelajaran. Itu baru yang di sekolah, belum ditambah pelajaran di asrama. Tapi semua itu melatih kami, Kalo dibilang anak pondok, BUKAN, kami bukan anak pondok. Kita ini Boarding School.
Kesan tentag Mu'allimaat? gak nyesel sekolah disana, banyak yang didapat dan bermanfaat banget buat kedepannya. Gak cuma pengetahuan agama, pengetahuan organisasi, tugas mandiri, semua bisa kita selesain ebaik mungkin dengan kurun waktu secepat mungkin. Coba aja nginep sehari di Mu'allimaat, dijamin nganggur. Soalnya sibuk semua. Meski bukan anak organisasi, kepemimpinan kami pun dilatih. Pidato, Presentasi, Orasi, semua pernah kami pelajari. Bahkan ngajar anak MTs, ngajar TPA, nyampe 20 hari ramadhan menginap di pedesaan utuk berdakwah, semavcem PPL tapi ini jauh lebih berkesan untuk kami yang masih MA.
Gitu dulu wes, mau ngerjain tugas blog yang lain dulu lah ya. keterangan lebih lanjut hubungi :
Id line : wadudawai
Instagram : wadudawai

Tidak ada komentar:
Posting Komentar